Langsung ke konten utama

Postingan

Warna Diri yang Masih Pudar

Di suatu acara, terdapat macam-macam tugas yang perlu dilakukan untuk membuat acara menjadi terlaksana. Di sana ada tugas ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, seksi acara, seksi humas, dan lain sebagainya. Masing-masing dari tugas mereka mempunyai peran yang penting untuk tidak membuat kelancaran acara. Jika dari mereka ada yang tidak bekerja dengan baik, maka sebuah acara akan berlangsung kurang baik bahkan akan mengalami kegagalan. Oleh sebab itu, semua peran yang ditentukan harus bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya.   Tugas-tugas ini tidak hanya berlaku di sebuah acara tertentu. Namun juga berlaku untuk kehidupan bermasyarakat. Sebuah acara hanya menjadi tempat latihan untuk bersiap-siap menghadapi lingkungan di masyarakat. Tetapi hal ini kurang mendapatkan perhatian dari masing-masing individu. Masih dianggap sebagai angin lalu oleh banyak orang. Sebenarnya dari sana bisa ditemukan potensi-potensi dalam diri seseorang. Meskipun semua orang bisa melakukan semua tugas, nam...

Daya Cipta yang Menetas

Suatu pertunjukan atau penciptaan sesuatu akan mengalami banyak latihan. Mulai dari latihan pertama sampai ke pertunjukan puncak. Di dalamnya seringkali melibatkan banyak gagasan yang tidak sesuai dengan pertunjukan yang akan dilakukan. Tetapi segala upaya akan tetap dilakukan karena ingin mewujudkan sesuatu yang indah. Mental seperti ini bisa digunakan ke aktivitas yang lain. Dorongan yang diberikan adalah tetap melakukan banyak kesalahan untuk menciptakan satu kemudahan. Sama seperti seorang pemahat, dia melakukan banyak pengikisan untuk membuat bentuk benda yang diinginkan.   Untuk membuat sesuatu dibutuhkan satu ide yang bisa mewakili banyak hal. Kegelisahan yang terjadi sehari-hari dikumpulkan menjadi satu agar bisa digunakan untuk amunisi penciptaan. Lalu memilih tema yang sesuai dengan keadaan yang sedang berlangsung. Agar bisa menjadi relevan, dibutuhkan usaha lebih untuk mencari data-data yang berhubungan sesuatu yang akan dibuat. Supaya pembuatan sesuatu itu bisa digunaka...

Kolaborasi Ide dan Aksi

Dalam dunia kedokteran ada istilah dokter umum dan dokter spesialis. Mereka mempunyai tugas yang berbeda kepada pasien. Tetapi sama-sama penting untuk kebutuhan kesehatan. Dokter umum memiliki tugas untuk memastikan penyakit yang diderita pasien. Menanyakan segala persoalan tentang kesehatan kepada pasiennya dengan lengkap. Apakah memiliki riwayat penyakit sebelumnya atau tidak. Karena riwayat itu sangat berguna untuk menentukan keputusan apa yang akan diambil. Makanya di setiap rumah sakit ada dokter umum yang pertama kali bertatap muka dengan pasien. Sedangkan dokter spesialis lebih mengurusi masalah yang mulai kompleks. Satu orang pasien bisa ditangani oleh banyak dokter spesialis. Karena banyak hal di tubuh manusia memerlukan perawatan yang mendalam. Untuk itu, tugas dokter spesialis menjadi penting untuk mengupayakan masalah penyakit yang ada di tubuh pasien. Agar pasien mempunyai kesempatan untuk mendapatkan daya hidupnya kembali.   Di dalam hidup juga memiliki cara untuk ber...

Begawan Durna Milenial

Suatu hari disebuah padukuhan karang kadempel yang merupakan tempat dan rumah sederhana semar bodronoyo dan juga anak-anaknya bermukim, keadaan rumah yang serba kurang dari segi materi dan boleh dikatakan rumah yang kurang layak, tetapi di rumah itulah kedamaian dan ketenangan diperoleh semar dan anak-anaknya, karena memang sejatinya semar adalah dewa yang tidak  gebyar  atau tidak suka dengan harta yang melimpah ataupun kekayaan. Semar dan anak-anaknya waktu itu sedang berkumpul dengan ketiga anaknya yaitu Gareng, Petrok, dan tidak ketinggalan Bagong. Dikala kedamain mereka di sebuah pendopo kecil nan sederhana di depan rumahnya semar datanglah tamu yang tanpa diundang oleh tuannya, yaitu Begawan Durna seorang pendeta atau pertapa dari negara Ngastina bersama patih negara Ngastina yaitu Patih Sengkuni.    Begawan Durna dan patih sengkuni datang dengan kereta kencana yang bisa dikatakan canggih di zamannya, diiringi dengan 100 prajurit negara Ngastina atau yang biasa...

Disfungsi Potensi

Kejadian yang berlangsung setiap hari itu banyak memberikan informasi. Dari ilmu sejarah telah menyumbangkan banyak literasi yang masih jarang dijamah orang. Di sana menyimpan fakta-fakta yang membuat peradaban bisa berubah di fase-fase tertentu. Karena menurut beberapa ilmuan, terjadinya suatu peristiwa itu bisa berulang di masa yang akan datang. Tidak seratus persen kejadian yang sama terjadi namun memberikan dampak yang sama kepada manusia dengan bentuk yang lain. Untuk itulah ilmu sejarah dibutuhkan untuk mencari informasi dan merumuskannya agar bisa menjadi persiapan diri untuk menerima suatu peristiwa. Tetapi di masa modern, banyak yang masih belum tahu bahwa peristiwa bisa dihadapi dengan tenang dan penuh perencanaan.   Hal-hal yang bisa dilakukan yaitu mencari seseorang yang mempunyai keilmuan tentang peristiwa tertentu dan mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan peristiwa. Setelah itu membentuk suatu tim tanggap agar bisa melaksanakan kebijakan dan kebijaksanaan dal...

Lagu Adalah Milik Semua Orang

Lagu adalah milik semua orang, entah siapa yang bikin dan mau diperjualbelikan atas nama copyright, industri musik, pelabelan studio, dan atau kapital lainnya tidaklah membuat lagu jadi milik pribadi dalam arti luas. Sekali seorang me-launching lagu, maka otomatis akan jadi milik orang lain, dengan logika sederhana bagaimana mungkin sebuah lirik, nada, ritme, dan melodi yang terejawantah dalam tembang akan jadi egois dan oportunis, karena lagu tidak bisa disembunyikan. Maka, semua nomenklatur yang aku sebut tadi hanyalah administrasi normal dari sebuah kapital industri musik, yang mereka sebut copyright ketika hanya dinyanyikan seorang diri, kelompok maupun sebuah acara yang besar, tetapi tidak boleh diperjualbelikan lewat media apa pun, dus dengan keuntungan dari lagu copyright itu yang dipermasalahkan, selebihnya yang penting dinikmati sendiri saja.   Dan bila suatu masa berkembang fenomena dan budaya cover lagu hanyalah akibat lanjutan atau kontinuasi dari gelombang kapital indu...

Jamaah Penyair Salon

Mendengar kata penyair salon, bayangan kita pasti akan langsung tertuju pada sosok WS. Rendra . Yang dalam salah satu bait puisinya berbunyi ;  Aku bertanya, tetatapi pertanyaanku membentur jidat para penyair salon, yang bersajak tentang anggur dan rembulan, sementara ketidakadilan terjadi di sampingnya .(Sajak sebatang lisong,1977).    Di sini saya tidak akan membahas tentang “penyair”, yang sudah barang tentu cakupan akan hal itu teramat sangat luas, apalagi saya yang tidak benar-benar punya kapasitas untuk bahasan tersebut. Tetapi saya  mencoba lebih fokus dalam ranah anak-anak muda saat ini, yang apabila membuat sajak  seolah-olah ia telah menjadi penyair dadakan. Dan puisi yang dibuat pun hampir 90% lebih, pasti tentang cinta dan cinta. Jujur, saya sedang tidak ada masalah dengan cinta, hanya saja ada sedikit keheranan yang terus muncul ketika saya membuka sosial media dari teman-teman selama ini, baik itu dari Whatsapp, facebook, instagram, twitt...